• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Dosen Tamu

Dari Industri ke Kampus, Alumni TPHP UGM Berbagi Praktik Keamanan Pangan di Restoran

  • Dosen Tamu, Kabar Departemen, SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB, SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA
  • 29 April 2026, 10.40
  • Oleh : ndf

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) kembali menghadirkan praktisi industri dalam kegiatan kuliah tamu untuk memperkaya wawasan mahasiswa. Kali ini, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM (TPHP) mengundang alumninya, Fitri Asih Victoria, yang saat ini menjabat sebagai Regional Manager PT Boga Makmur Wijaya. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (28/4) tersebut merupakan bagian dari mata kuliah Sanitasi Industri Pangan dan diikuti oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut.

Dalam pemaparannya, Ibu Fitri menyoroti pentingnya peran restoran sebagai penyedia produk sekaligus layanan. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan pangan. Untuk itu, penerapan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) menjadi kunci dalam meminimalkan risiko kontaminasi. Pengendalian dilakukan melalui titik-titik kritis, seperti pengaturan suhu penyimpanan di gudang, chiller, dan freezer, hingga proses pemanasan makanan yang sesuai standar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan perbedaan mendasar antara industri pangan berskala besar dan sektor restoran. Industri skala besar cenderung mengandalkan otomatisasi mesin, sedangkan operasional restoran masih banyak bergantung pada tenaga manusia. Kondisi ini membuat aspek kebersihan individu menjadi sangat krusial. Setiap karyawan wajib memenuhi standar personal hygiene, mulai dari kebersihan seragam hingga kondisi kesehatan, guna mencegah potensi kontaminasi.

Selain itu, Ibu Fitri juga mengulas pentingnya penerapan sistem pengendalian hama atau Pest Management System. Restoran perlu memiliki langkah preventif untuk menghambat masuknya hama serta menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Di sisi lain, pengelolaan alergen juga menjadi perhatian, yakni dengan memberikan informasi yang jelas terkait kandungan bahan pada menu agar konsumen dapat memilih makanan dengan aman.

Mahasiswa juga diajak memahami peran Quality Assurance (QA) dalam menjaga mutu produk dan layanan, termasuk prosedur sertifikasi tenaga kerja serta penanganan keluhan pelanggan di jaringan restoran. Untuk meningkatkan partisipasi, sesi kuliah dilengkapi dengan studi kasus berbasis kuis interaktif yang memancing diskusi aktif dari peserta.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui penerapan sanitasi yang baik di industri food service, keamanan pangan dapat terjaga sehingga mendukung kesehatan masyarakat secara luas.

Penulis : Firstnandita Keisha

Tags: SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mengolah Pusaka, Mencipta Karya: Desa Binaan KMTPHP 2026 Kembangkan Potensi Pangan Lokal

Kabar DepartemenSDG 1: TANPA KEMISKINANSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Senin, 21 September 2026

Berangkat dari potensi pangan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, Desa Binaan KMTPHP 2026 hadir di Wunung Giri Sela Kandha pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Departemen Teknologi Pangan dan […].

Mahasiswa TPHP UGM Raih Gold Medal dan 1st Winner pada International Student Summit 2026 di Malaysia

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 21 September 2026

Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) dan Fakultas Peternakan berhasil meraih Gold Medal sekaligus 1st Winner pada ajang 3rd International Student Summit 2026 […].

Mahasiswa TPHP UGM Pelajari Produksi Gula dan Pemanfaatan Molases Menjadi Etanol di PT Madubaru

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 21 September 2026

Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Gadjah Mada yang mengambil mata kuliah Teknologi Fermentasi melakukan kunjungan industri ke PT Madubaru, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu, 12 Mei 2026 untuk mempelajari secara langsung […].

Kuliah Tamu TPHP UGM Bekali Mahasiswa Mengenal Kompetensi dan Prospek Karier di Industri Pangan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Rabu, 9 September 2026

Perkembangan industri pangan menuntut lulusan tidak hanya memiliki keahlian teknis yang kuat, tetapi juga kemampuan belajar lintas bidang, berkolaborasi, serta beradaptasi dengan perkembangan data dan kecerdasan buatan (AI).
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM