• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Kabar Departemen

Mahasiswa TPHP UGM Pelajari Pengaruh Alat, Suhu, dan Waktu Pemanggangan dalam Praktik Pembuatan Sourdough

  • Kabar Departemen, SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB, SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS
  • 4 Juni 2026, 12.23
  • Oleh : ndf

Mahasiswa Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) mengikuti kelas praktik pembuatan sourdough dalam mata kuliah Teknologi Bakery pada Selasa (26/05). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada proses pembuatan roti berbasis fermentasi alami melalui pengamatan terhadap perbedaan alat, perlakuan panas, serta lama waktu pemanggangan.

Dalam praktik tersebut, mahasiswa tidak hanya membuat sourdough sebagai produk akhir, tetapi juga mempelajari bagaimana variasi proses dapat memengaruhi karakteristik roti yang dihasilkan. Beberapa aspek yang diamati meliputi penggunaan alat dalam proses pengolahan, perbedaan perlakuan panas saat pemanggangan, serta lama waktu pemanggangan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa mutu produk bakery tidak hanya ditentukan oleh formulasi bahan, tetapi juga oleh pengendalian proses selama produksi.

Sourdough merupakan salah satu produk bakery yang dibuat dengan memanfaatkan fermentasi alami. Berbeda dengan roti yang menggunakan ragi instan, sourdough mengandalkan aktivitas mikroorganisme dalam starter untuk membentuk karakteristik khas pada roti, mulai dari aroma, cita rasa, hingga tekstur. Oleh karena itu, proses fermentasi menjadi salah satu tahapan penting yang perlu diamati secara cermat oleh mahasiswa.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk menyiapkan adonan, mengamati perkembangan fermentasi, membentuk adonan, hingga melakukan proses pemanggangan. Perbedaan alat, suhu panas, dan durasi pemanggangan menjadi bahan pembelajaran utama agar mahasiswa dapat membandingkan hasil akhir dari masing-masing perlakuan. Hasil sourdough kemudian diamati berdasarkan karakteristik visual dan sensori sederhana, seperti warna crust, tekstur crumb, aroma, pengembangan roti, serta tingkat kematangan.

Salah satu mahasiswa peserta praktikum, Hanifa, menyampaikan bahwa praktik ini menjadi pengalaman baru yang menarik baginya. “Praktiknya seru sekali, apalagi ini pertama kalinya saya membuat sourdough. Biasanya kalau membuat roti menggunakan ragi instan, sedangkan sourdough membutuhkan proses yang lebih panjang, bahkan sampai dua hari, karena ada tahapan starter, fermentasi, hingga membuat sayatan atau pola di permukaan adonan sebelum dipanggang,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari pembelajaran Teknologi Bakery yang pada tahun sebelumnya juga mengenalkan mahasiswa pada praktik pembuatan roti dengan metode berbeda, yaitu kukus dan panggang, untuk membandingkan karakteristik produk akhir yang dihasilkan. Melalui kelas praktik ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami prinsip pengolahan produk bakery serta mampu mengaitkan teori fermentasi, pengendalian proses, dan evaluasi mutu pangan dalam kegiatan produksi.

Praktik pembuatan sourdough ini juga mencerminkan pembelajaran aktif dan aplikatif di lingkungan TPHP UGM. Selain meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa dalam pengolahan produk bakery, kegiatan ini turut mendorong kemampuan observasi, kerja sama tim, dan analisis hasil praktik sebagai bekal dalam pengembangan produk pangan.

Penulis: Firstnandita Keisha

Tags: SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mahasiswa S2 ITP UGM Raih SHARP Award “Best Execution” pada Youth Content Challenge 2026

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 6 Agustus 2026

Dua mahasiswa Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (S2 ITP UGM), Zulkhy Eryanza dan Nur Afni Rezkika, meraih SHARP Award kategori “Best Execution” dalam Youth Content Challenge 2026 melalui video edukasi mengenai […].

TPHP UGM Sambut 120 Mahasiswa Baru Angkatan 2026 melalui Pengenalan Departemen

Kabar DepartemenSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Rabu, 5 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyambut 120 mahasiswa baru angkatan 2026 melalui kegiatan pengenalan departemen yang diselenggarakan pada Rabu (5/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM.

S3 Ilmu Pangan UGM Dorong Peningkatan Nilai Tambah Singkong melalui Inovasi Pascapanen di Banyumanik

Kabar DepartemenPengabdian MasyarakatSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Selasa, 4 Agustus 2026

Program Studi Doktor Ilmu Pangan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Banyumanik Research Center (BRC), Gunungkidul, pada Sabtu (1/8). Melalui pelatihan penanganan pascapanen ubi kayu, pemanfaatan panas buang sistem pirolisis, dan praktik […].

Seminar dan Workshop Rapid Visco Analyser Bekali Peserta dengan Keterampilan Analisis Pangan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 3 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) bekerja sama dengan PT Laborindo Sarana menyelenggarakan seminar dan workshop Perten Rapid Visco Analyser (RVA) pada Selasa, 28 Juli 2026, di Ruang 384 Fakultas […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM