• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • SDGs
  • SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB

Mahasiswa TPHP UGM Kembangkan 15 Produk Pangan Darurat dalam Gelar Produk 2026

  • SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB, SDG 2: TANPA KELAPARAN, SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS, SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR
  • 2 Juni 2026, 14.32
  • Oleh : ndf

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyelenggarakan Gelar Produk 2026 sebagai bagian dari mata kuliah Pengembangan Produk dan Proses pada Selasa (25/5). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa TPHP angkatan 2023 untuk memamerkan 15 produk pangan darurat yang telah mereka rancang selama satu semester, mulai dari pemilihan konsep produk, pengembangan proses, hingga desain kemasan.

Mengangkat tema makanan darurat, Gelar Produk ini mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menciptakan produk yang inovatif, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan konsumen, stabilitas produk, proses pengolahan, keamanan pangan, serta potensi penerapannya dalam kondisi darurat.

Kegiatan ini merupakan bagian akhir dari proses pembelajaran mata kuliah Pengembangan Produk dan Proses. Selama satu semester, mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk mengembangkan ide produk berbasis berbagai komoditas, seperti kacang-kacangan, susu kambing, whey, serta sumber protein hewani seperti ayam dan ikan. Setiap kelompok merancang produk mulai dari formulasi, proses produksi, karakteristik sensori, hingga konsep kemasan yang sesuai dengan target pengguna.

Sebanyak 15 produk inovatif ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Produk-produk tersebut meliputi :

  • SIHAP, nasi ayam bumbu kuning siap santap
  • Kurasoes, soes kering berbasis koro pedang
  • Seabungkus, nasi gulung siap santap dengan perpaduan nasi uduk dan ikan cakalang suwir bumbu taliwang
  • Beancang, biskuit sandwich kacang hijau
  • On The Whey, whey pudding dengan creamy fla dan fresh strawberry
  • GOATChu!, susu kambing pasteurisasi rasa cokelat.
  • Our Pathwhey, minuman fermentasi whey dengan perisa buah
  • Kato Bitez, biskuit kacang tunggak
  • MADANG, nasi goreng rendang ayam steril ready-to-eat
  • DARUR-EAT, nasi semur ayam steril ready-to-eat
  • Goo Goo Stick Bites, stick bites kacang gude
  • Ngombeek, susu kambing rekombinasi steril
  • Nailung, nasi liwet gulung
  • Segoerih, nasi daun jeruk sambal tongkol ready-to-eat
  • PESTAYAMS!, nasi pepes tahu ayam daun singkong.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempresentasikan hasil akhir produk, tetapi juga menunjukkan proses berpikir dalam pengembangan produk pangan. Setiap produk dirancang dengan mempertimbangkan kesesuaian bahan baku, proses pengolahan, karakteristik produk, daya tarik konsumen, serta strategi penyajian dan kemasan. 

“Mata kuliah Pengembangan Produk dan Proses membuka wawasan saya tentang bidang R&D, terutama bahwa pengembangan produk baru membutuhkan banyak tahapan agar produk disukai konsumen dan berpeluang di pasar. Saya juga terdorong untuk berpikir kritis terhadap setiap tahapan produksi, sehingga semakin memahami pentingnya proses yang baik untuk menjaga konsistensi kualitas produk,” ujar Lamda, mahasiswa TPHP UGM angkatan 2023. 

Departemen TPHP UGM berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan dalam menghadapi tantangan industri pangan. Dengan mengangkat tema makanan darurat, Gelar Produk 2026 juga menunjukkan peran teknologi pangan dalam menghasilkan solusi yang relevan bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan pangan yang praktis, aman, dan berkelanjutan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis: Firstnandita K

Tags: SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 2: TANPA KELAPARAN SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mahasiswa Teknologi Gula TPHP UGM Pelajari Proses Produksi Gula Kristal Putih dan Gula Semut melalui Kunjungan Industri

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Kamis, 4 Juni 2026

Mahasiswa Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) yang mengambil mata kuliah Teknologi Gula melaksanakan kunjungan industri ke PT Madu Baru dan Pabrik Gula Semut Adana pada Sabtu (30/5).

Mahasiswa TPHP UGM Pelajari Pengaruh Alat, Suhu, dan Waktu Pemanggangan dalam Praktik Pembuatan Sourdough

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 4 Juni 2026

Mahasiswa Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) mengikuti kelas praktik pembuatan sourdough dalam mata kuliah Teknologi Bakery pada Selasa (26/05). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada proses pembuatan roti berbasis […].

Dari Kampus ke Industri, Alumni TPHP UGM Berbagi Pengalaman Profesional di Industri Pangan

Kabar DepartemenKuliah TamuSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 25 Mei 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “From Campus to Industry: Membangun Profesionalisme dari Kampus” pada Sabtu (23/5) di Ruang 105 Fakultas Teknologi Pertanian UGM.

TPHP UGM Bahas Masa Depan Industri Cokelat Indonesia melalui Kuliah Tamu “From Bean to Bar”

Kabar DepartemenKuliah TamuSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Jumat, 22 Mei 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Indonesian Chocolate Industry: From Bean to Bar – Industrial Processing, Artisan Innovation, and Supply Chain Challenges” bersama Wednes Aria Yuda, […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM