Mahasiswa Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) yang mengambil mata kuliah Teknologi Gula melaksanakan kunjungan industri ke PT Madu Baru dan Pabrik Gula Semut Adana pada Sabtu (30/5). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa mengenai proses produksi gula, baik dalam skala industri maupun skala usaha berbasis masyarakat.
Kunjungan pertama dilaksanakan di PT Madu Baru. Dalam kunjungan ini, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai proses produksi gula kristal putih, mulai dari penerimaan dan pengolahan tebu, ekstraksi nira, pemurnian, penguapan, kristalisasi, hingga proses pengemasan gula. Mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung alur produksi di pabrik serta berdiskusi dengan para ahli dan praktisi yang terlibat dalam proses pengolahan gula.

Melalui sesi diskusi, mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait tahapan proses, pengendalian mutu, efisiensi produksi, serta tantangan industri gula saat ini. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan.
Setelah mengunjungi PT Madu Baru, kegiatan dilanjutkan ke Pabrik Gula Semut Adana. Berbeda dengan proses produksi gula kristal putih di pabrik besar, mahasiswa di lokasi ini mempelajari proses pembuatan gula semut atau coconut sugar dari nira kelapa. Mahasiswa melihat langsung tahapan pengolahan nira menjadi gula semut, mulai dari pemasakan, pengadukan, pembentukan butiran, hingga proses penghalusan dan pengayakan.
Menariknya, mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga mencoba secara langsung beberapa tahapan proses produksi gula semut yang masih dilakukan secara manual. Pengalaman ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai perbedaan karakteristik bahan baku, proses pengolahan, skala produksi, serta tantangan mutu antara gula berbasis tebu dan gula berbasis nira kelapa.
Kegiatan kunjungan industri ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang mendorong mahasiswa untuk memahami teknologi pengolahan gula secara lebih komprehensif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu melihat keterkaitan antara aspek bahan baku, proses produksi, mutu produk, serta potensi pengembangan industri gula di Indonesia.
Kunjungan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung di luar kelas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan proses produksi gula, serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemahaman terhadap pengolahan pangan yang bernilai tambah.
Penulis: Firstnandita Keisha