Yogyakarta – Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) kembali menggelar kegiatan yang melibatkan mahasiswa dalam praktik langsung. Kali ini, kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, berupa evaluasi sensoris berbagai jenis teh dalam mata kuliah Teknologi Pengolahan Produk Hilir Berbasis Kopi, Teh, dan Kakao.

Kuliah yang dipandu oleh Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada perbedaan karakter sensoris antar jenis teh serta memahami bagaimana jenis teh dapat mempengaruhi warna, aroma, rasa, mouthfeel, dan aftertaste. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam melakukan evaluasi sensoris secara semi-terstruktur serta meningkatkan kemampuan komunikasi deskriptif sensoris mereka,” ujar Dr. Manikharda dalam sambutannya.
Sebanyak 8 jenis teh dipersiapkan untuk dievaluasi, antara lain Earl Grey, Hojicha Tea, Oolong Tea, Pu-erh Tea, Genmaicha, White Tea, Matcha (Usucha), dan English Breakfast Tea. Setiap mahasiswa dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari empat orang. Masing-masing kelompok bertanggung jawab untuk menyeduh dan menyajikan dua jenis teh kepada peserta lainnya.

Alur kegiatan dimulai dengan tahap persiapan sampel, di mana setiap kelompok menimbang sampel teh dan melakukan penyeduhan. Setelah itu, sampel teh yang telah diseduh akan disajikan dalam empat booth yang telah disediakan, dengan dua orang menjadi penyaji dan dua orang lainnya berfungsi sebagai panelis. Para panelis berkeliling dari satu booth ke booth lainnya untuk melakukan evaluasi sensoris dan mengisi blanko yang disediakan untuk setiap sampel teh. Sistem rotasi ini memastikan setiap panelis mencoba seluruh jenis teh yang disediakan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi analisis data dan sharing session, di mana setiap kelompok membahas hasil evaluasi yang diperoleh. Mereka menganalisis nilai rata-rata dari tiap atribut sensoris, serta menyajikan hasil analisis dalam bentuk spiderweb chart untuk memberikan gambaran visual terkait karakteristik sensoris tiap jenis teh. Melalui diskusi ini, mahasiswa dapat menggali lebih dalam mengenai perbedaan karakteristik sensoris yang ada pada tiap teh.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya evaluasi sensoris dalam industri pengolahan teh dan mengasah kemampuan mereka dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dalam situasi nyata. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dalam kelompok, memperkaya wawasan mereka mengenai dunia teh, serta memperkuat keterampilan komunikasi dan analisis data yang sangat dibutuhkan di dunia industri pangan.
Penulis : Firstnandita Keisha