Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan serta Magister Teknologi Hasil Perkebunan Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM mengikuti kuliah tamu bersama Prof. Mohammad Taherzadeh pada Selasa, 12 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, Prof. Taherzadeh membagikan pengalaman kariernya mulai dari student researcher hingga menjadi profesor dan entrepreneur di bidang bioteknologi pangan.
Prof. Taherzadeh menceritakan bahwa ketertarikannya pada bioteknologi muncul setelah menyadari potensi mikroorganisme sebagai katalis berbagai reaksi kimia. Perjalanan studinya di Lund dan Chalmers membawanya memahami bahwa dunia akademik tidak hanya membutuhkan kemampuan riset, tetapi juga keterampilan praktis seperti negosiasi paten, pengelolaan tim, penyusunan anggaran, hingga kemampuan menjual ide kepada industri dan investor.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya hilirisasi riset dan memahami konsep Technology Readiness Level (TRL). Menurutnya, sekitar 95% riset gagal menjadi produk karena sulit melewati fase “Valley of Death”, yaitu tantangan mengubah penelitian menjadi inovasi yang siap diterapkan di industri. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai memikirkan tujuan utama riset, apakah hanya menghasilkan publikasi, membangun jejaring, atau menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi.
Sebagai akademisi sekaligus pendiri Millow AB, Prof. Taherzadeh juga menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi bagi peneliti. Saat berinteraksi dengan perusahaan, peneliti harus mampu menyampaikan solusi secara sederhana dan relevan dengan kebutuhan bisnis. Menurutnya, industri tidak terlalu peduli pada kompleksitas teori, tetapi lebih tertarik pada dampak nyata dan potensi keuntungan yang dapat diberikan oleh suatu inovasi.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun riset yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan global. Hal ini selaras dengan SDGs 9 mengenai pembangunan Infrastruktur, Industri dan Inovasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa pascasarjana FTP UGM dalam mengembangkan inovasi pangan dan bioteknologi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki peluang implementasi nyata di masyarakat.
Ditulis oleh: Okta I. Latifa