• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Kabar Departemen

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Selenggarakan Evaluasi Sensoris Teh dalam Kuliah Teknologi Pengolahan Produk Hilir

  • Kabar Departemen, SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB, SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS, SDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
  • 22 April 2026, 16.37
  • Oleh : ndf

Yogyakarta – Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) kembali menggelar kegiatan yang melibatkan mahasiswa dalam praktik langsung. Kali ini, kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, berupa evaluasi sensoris berbagai jenis teh dalam mata kuliah Teknologi Pengolahan Produk Hilir Berbasis Kopi, Teh, dan Kakao.

Kuliah yang dipandu oleh Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada perbedaan karakter sensoris antar jenis teh serta memahami bagaimana jenis teh dapat mempengaruhi warna, aroma, rasa, mouthfeel, dan aftertaste. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam melakukan evaluasi sensoris secara semi-terstruktur serta meningkatkan kemampuan komunikasi deskriptif sensoris mereka,” ujar Dr. Manikharda dalam sambutannya.

Sebanyak 8 jenis teh dipersiapkan untuk dievaluasi, antara lain Earl Grey, Hojicha Tea, Oolong Tea, Pu-erh Tea, Genmaicha, White Tea, Matcha (Usucha), dan English Breakfast Tea. Setiap mahasiswa dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari empat orang. Masing-masing kelompok bertanggung jawab untuk menyeduh dan menyajikan dua jenis teh kepada peserta lainnya.

Alur kegiatan dimulai dengan tahap persiapan sampel, di mana setiap kelompok menimbang sampel teh dan melakukan penyeduhan. Setelah itu, sampel teh yang telah diseduh akan disajikan dalam empat booth yang telah disediakan, dengan dua orang menjadi penyaji dan dua orang lainnya berfungsi sebagai panelis. Para panelis berkeliling dari satu booth ke booth lainnya untuk melakukan evaluasi sensoris dan mengisi blanko yang disediakan untuk setiap sampel teh. Sistem rotasi ini memastikan setiap panelis mencoba seluruh jenis teh yang disediakan.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi analisis data dan sharing session, di mana setiap kelompok membahas hasil evaluasi yang diperoleh. Mereka menganalisis nilai rata-rata dari tiap atribut sensoris, serta menyajikan hasil analisis dalam bentuk spiderweb chart untuk memberikan gambaran visual terkait karakteristik sensoris tiap jenis teh. Melalui diskusi ini, mahasiswa dapat menggali lebih dalam mengenai perbedaan karakteristik sensoris yang ada pada tiap teh.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya evaluasi sensoris dalam industri pengolahan teh dan mengasah kemampuan mereka dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dalam situasi nyata. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dalam kelompok, memperkaya wawasan mereka mengenai dunia teh, serta memperkuat keterampilan komunikasi dan analisis data yang sangat dibutuhkan di dunia industri pangan.

Penulis : Firstnandita Keisha

Tags: SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS SDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mahasiswa S2 ITP UGM Raih SHARP Award “Best Execution” pada Youth Content Challenge 2026

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 6 Agustus 2026

Dua mahasiswa Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (S2 ITP UGM), Zulkhy Eryanza dan Nur Afni Rezkika, meraih SHARP Award kategori “Best Execution” dalam Youth Content Challenge 2026 melalui video edukasi mengenai […].

TPHP UGM Sambut 120 Mahasiswa Baru Angkatan 2026 melalui Pengenalan Departemen

Kabar DepartemenSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Rabu, 5 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyambut 120 mahasiswa baru angkatan 2026 melalui kegiatan pengenalan departemen yang diselenggarakan pada Rabu (5/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM.

S3 Ilmu Pangan UGM Dorong Peningkatan Nilai Tambah Singkong melalui Inovasi Pascapanen di Banyumanik

Kabar DepartemenPengabdian MasyarakatSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Selasa, 4 Agustus 2026

Program Studi Doktor Ilmu Pangan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Banyumanik Research Center (BRC), Gunungkidul, pada Sabtu (1/8). Melalui pelatihan penanganan pascapanen ubi kayu, pemanfaatan panas buang sistem pirolisis, dan praktik […].

Seminar dan Workshop Rapid Visco Analyser Bekali Peserta dengan Keterampilan Analisis Pangan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 3 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) bekerja sama dengan PT Laborindo Sarana menyelenggarakan seminar dan workshop Perten Rapid Visco Analyser (RVA) pada Selasa, 28 Juli 2026, di Ruang 384 Fakultas […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM