• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Kabar Departemen

Mahasiswa Pascasarjana TPHP UGM Belajar Meracik Flavor melalui Praktik Formulasi Pangan

  • Kabar Departemen, SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB, SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS, SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR
  • 18 Mei 2026, 14.12
  • Oleh : ndf

Mahasiswa Program Magister Teknologi Hasil Perkebunan dan Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian UGM, mengikuti kuliah Flavor Pangan pada Senin (11/5). Kuliah yang diampu oleh Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr. ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami proses penciptaan flavor melalui praktik formulasi pangan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibagi ke dalam delapan kelompok untuk meracik berbagai jenis flavor, seperti vanilla corn cheese, cashew paprika BBQ, kimchi savory, dan beberapa varian lainnya. Setiap kelompok telah memperoleh formulasi dan gramasi bahan sehingga mahasiswa dapat berfokus pada proses penimbangan, pencampuran, serta pengamatan karakter flavor yang dihasilkan.

Setelah flavor selesai dibuat, mahasiswa mengaplikasikannya pada media pangan berupa keripik singkong. Produk tersebut kemudian dievaluasi berdasarkan beberapa parameter, meliputi aroma, rasa, aftertaste, mouthfeel, dan evaluasi umum. Setiap kelompok juga mengirimkan satu perwakilan untuk mencicipi dan memberikan penilaian terhadap flavor dari kelompok lainnya.

Dr. Manikharda menyampaikan bahwa penciptaan flavor merupakan proses yang memadukan seni dan sains. Seorang flavorist tidak hanya dituntut kreatif dalam menciptakan flavor yang padu dan disukai, tetapi juga perlu memiliki kemampuan evaluasi sensoris yang baik.

“Dalam menciptakan flavor, kita tidak bisa hanya melihat dari apa yang kita sukai. Seorang formulator perlu memahami bagaimana orang lain mempersepsikan aroma dan rasa, serta bagaimana flavor tersebut bekerja ketika diaplikasikan pada produk pangan tertentu,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan flavor tidak hanya ditentukan oleh formulasi, tetapi juga oleh kesesuaiannya dengan media pangan. Dalam praktik tersebut, mahasiswa melihat bahwa beberapa flavor dapat berpadu dengan baik pada keripik singkong, sementara beberapa lainnya kurang sesuai. Salah satunya adalah flavor salted caramel milk tea yang secara konsep lebih cocok untuk produk seperti popcorn, tetapi kurang sesuai ketika diaplikasikan pada keripik singkong.

Dalam sesi materi, Dr. Manikharda turut memperkenalkan konsep segitiga flavor, mulai dari solvent solution, characterizing compound, contributory compound, authenticity, hingga signature flavor. Konsep ini membantu mahasiswa memahami bagaimana sebuah flavor dibangun hingga memiliki karakter khas dan identitas yang kuat.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menarik karena memberikan gambaran nyata mengenai peran formulator dalam industri pangan. Salah satu mahasiswa menyampaikan bahwa sesi praktik tersebut terasa menyenangkan dan memberikan wawasan baru mengenai proses pengembangan flavor yang tidak hanya enak, tetapi juga memiliki karakter sensoris yang tepat.

Melalui pembelajaran berbasis praktik ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa pengembangan flavor pangan membutuhkan ketelitian, kreativitas, kemampuan sensoris, serta pemahaman terhadap preferensi konsumen.

Ditulis oleh: Firstnandita K

Tags: SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mahasiswa S2 ITP UGM Raih SHARP Award “Best Execution” pada Youth Content Challenge 2026

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 6 Agustus 2026

Dua mahasiswa Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (S2 ITP UGM), Zulkhy Eryanza dan Nur Afni Rezkika, meraih SHARP Award kategori “Best Execution” dalam Youth Content Challenge 2026 melalui video edukasi mengenai […].

TPHP UGM Sambut 120 Mahasiswa Baru Angkatan 2026 melalui Pengenalan Departemen

Kabar DepartemenSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Rabu, 5 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyambut 120 mahasiswa baru angkatan 2026 melalui kegiatan pengenalan departemen yang diselenggarakan pada Rabu (5/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM.

S3 Ilmu Pangan UGM Dorong Peningkatan Nilai Tambah Singkong melalui Inovasi Pascapanen di Banyumanik

Kabar DepartemenPengabdian MasyarakatSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Selasa, 4 Agustus 2026

Program Studi Doktor Ilmu Pangan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Banyumanik Research Center (BRC), Gunungkidul, pada Sabtu (1/8). Melalui pelatihan penanganan pascapanen ubi kayu, pemanfaatan panas buang sistem pirolisis, dan praktik […].

Seminar dan Workshop Rapid Visco Analyser Bekali Peserta dengan Keterampilan Analisis Pangan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 3 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) bekerja sama dengan PT Laborindo Sarana menyelenggarakan seminar dan workshop Perten Rapid Visco Analyser (RVA) pada Selasa, 28 Juli 2026, di Ruang 384 Fakultas […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM