Yogyakarta – Pesatnya perkembangan industri pangan menuntut mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mengenal langsung praktik dan tantangan yang dihadapi dunia industri. Menjawab kebutuhan tersebut, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Kuliah Tamu Teknologi Pengolahan Gula Tebu pada Senin, 20 April 2024 di Ruang 512 FTP UGM.

Kegiatan ini menghadirkan Ir. Tamino, M.Sc. sebagai narasumber. Kuliah tamu ini wajib diikuti oleh mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Tebu, serta terbuka bagi seluruh mahasiswa TPHP UGM yang ingin memperluas wawasan mengenai industri gula tebu.
Dalam kuliah tamu ini, Ir. Tamino mengajak mahasiswa memahami gula tidak hanya dari sisi ilmiah, tetapi juga dari sudut pandang industri. Ia menjelaskan bahwa gula merupakan kelompok karbohidrat yang memiliki rasa manis dan mudah larut dalam air, dengan sukrosa sebagai bentuk yang paling umum dikenal dalam industri pangan. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai sumber pemanis lain yang berpotensi dikembangkan, seperti jagung, kelapa, nipah, lontar, dan stevia yang saat ini banyak diminati sebagai alternatif pemanis rendah kalori.
Pembahasan kemudian diarahkan lebih jauh pada kondisi nyata industri gula di Indonesia. Ir. Tamino menyoroti berbagai persoalan strategis yang dihadapi sektor ini, mulai dari fluktuasi harga, ketersediaan bahan baku, hingga tantangan rantai pasok yang berpengaruh langsung terhadap keberlanjutan industri gula nasional. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga gambaran mengenai dinamika industri yang sesungguhnya.
Pada sesi utama, Ir. Tamino menguraikan alur pengolahan tebu menjadi gula secara runtut, dari penanganan bahan baku, proses ekstraksi, hingga tahap penyimpanan produk akhir. Ia menjelaskan bahwa nira tebu sebagian besar tersusun atas air, yakni sekitar 73–76%, sedangkan kandungan sukrosanya berada pada kisaran 10–12%. Penjelasan tersebut disampaikan dengan pendekatan aplikatif yang berangkat dari pengalaman langsung di lapangan, sehingga mahasiswa dapat melihat bahwa proses produksi gula merupakan sistem industri yang kompleks dan saling terintegrasi.
Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, Departemen TPHP UGM terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan dunia industri. Kehadiran praktisi seperti Ir. Tamino memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, karena mempertemukan teori di kelas dengan realitas operasional di industri gula secara langsung.
Penulis : Firstnandita Keisha