• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Kabar Departemen

Mahasiswa S2 ITP UGM Raih SHARP Award “Best Execution” pada Youth Content Challenge 2026

  • Kabar Departemen, SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB, SDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN, SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA, SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS
  • 6 Agustus 2026, 13.24
  • Oleh : ndf

Dua mahasiswa Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (S2 ITP UGM), Zulkhy Eryanza dan Nur Afni Rezkika, meraih SHARP Award kategori “Best Execution” dalam Youth Content Challenge 2026 melalui video edukasi mengenai pemahaman label dan klaim gula pada minuman kemasan. Kompetisi tingkat regional Asia tersebut merupakan bagian dari kampanye #RisewithSHAPEAsia bertema “Advocating Responsible Food Marketing in Asia.”

Penghargaan diberikan atas keberhasilan keduanya menyampaikan informasi mengenai berbagai klaim yang sering ditemukan pada produk pangan, seperti sugar-free, zero sugar, low sugar, dan less sugar. Melalui video tersebut, Zulkhy dan Rezkika mengajak masyarakat memahami perbedaan setiap klaim agar tidak keliru ketika memilih produk pangan.

“Kami mengangkat isu ini karena masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan klaim seperti low sugar, less sugar, zero sugar, dan sugar-free pada produk pangan. Harapan kami, masyarakat semakin kritis membaca label kemasan sehingga dapat memilih produk yang lebih sehat,” ujar Zulkhy.

Rezkika menambahkan bahwa transparansi label pangan semakin penting di tengah tingginya konsumsi minuman berpemanis dan maraknya klaim pemasaran pada bagian depan kemasan yang berpotensi mengecoh konsumen. “Kami berharap capaian ini dapat menjadi langkah awal untuk memperluas kampanye dan kesadaran mengenai pentingnya transparansi label pangan, baik di kalangan masyarakat maupun pembuat kebijakan. Konsumen sebaiknya tidak mudah percaya pada klaim di bagian depan kemasan, tetapi membiasakan diri membaca informasi nilai gizi serta memahami kandungan gula, garam, dan lemak secara lebih kritis demi menjaga kesehatan diri dan keluarga dalam jangka panjang,” ujar Rezkika.

Selain membahas klaim kandungan gula, video tersebut memperkenalkan sistem pelabelan Nutri-Level yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sistem pelabelan dengan kategori A hingga D itu membantu masyarakat mengenali kandungan gula, garam, dan lemak dalam produk pangan dengan lebih mudah.

Video diakhiri dengan ajakan kepada masyarakat untuk mendukung transparansi informasi pada label pangan di kawasan Asia. Pesan tersebut sejalan dengan misi Youth Content Challenge yang mendorong generasi muda berkontribusi dalam membangun lingkungan pemasaran pangan yang lebih bertanggung jawab melalui komunikasi kreatif dan edukasi berbasis bukti.

Youth Content Challenge 2026 diselenggarakan melalui jaringan kolaborasi regional antarnegara dalam kampanye SHAPE Asia. Program yang didukung oleh International Development Research Centre (IDRC), Kanada, tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan mengadvokasi kebijakan serta praktik pemasaran pangan yang lebih sehat di kawasan Asia.

Capaian Zulkhy Eryanza dan Nur Afni Rezkika menunjukkan kontribusi mahasiswa S2 ITP UGM dalam mengomunikasikan ilmu pangan kepada masyarakat. Melalui konten yang ringkas dan mudah dipahami, keduanya turut meningkatkan literasi label pangan serta mendorong konsumen agar lebih cermat dalam menentukan pilihan konsumsi.

Penulis: Firstnandita Keisha

Tags: SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Dari Laboratorium hingga Flavor Kopi, Labventure THP UGM Kenalkan Dunia Teknologi Hasil Perkebunan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Kamis, 3 September 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) kembali menyelenggarakan Labventure THP UGM pada Senin (31/8) untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengenal Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan (THP) melalui lab […].

Mahasiswa TPHP UGM Kembangkan Olahan Ikan Invasif Red Devil di Samosir

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 14: MENJAGA EKOSISTEM LAUTSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Jumat, 28 Agustus 2026

Keberadaan ikan Red Devil (Amphilophus labiatus) yang melimpah di perairan Danau Toba mendorong mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan berbagai inovasi pangan berbahan dasar ikan invasif tersebut di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Mahasiswa TPHP UGM Raih Predikat Wisudawan Terbaik FTP pada Wisuda Sarjana Periode IV 2025/2026

Kabar DepartemenSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Jumat, 28 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) meluluskan 42 mahasiswa Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) pada Wisuda Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Auditorium Kamarijani Soenjoto, Kamis (21/8).

Mahasiswa TPHP UGM Kenalkan Gizi Seimbang dan Inovasi Pangan Lokal lewat KKN di Senaru dan Bayan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 27 Agustus 2026

Mahasiswa Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM), Kezia Devina Tanadi, mengenalkan edukasi gizi, pengolahan pangan lokal, hingga pangan fungsional kepada masyarakat Desa Senaru dan Desa Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM