Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan kuliah tamu dalam mata kuliah Pengantar Teknologi Pertanian pada Senin (29/9). Kegiatan ini menghadirkan Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog dari Fakultas Psikologi UGM, yang memberikan kuliah mengenai pentingnya adab dan etika, khususnya di lingkungan akademik.
Pada awal sesi, Ibu Diana mengajak mahasiswa untuk mengenali perasaan mereka—seperti bersemangat, marah, lelah, sedih, cemas, atau merasa berhasil—sebagai cara untuk menghubungkan emosi dengan kesadaran etika. Beliau menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan semata, tetapi juga oleh kemampuan seseorang dalam menjaga nilai etika dan integritas.
Lebih lanjut, Ibu Diana menjelaskan bahwa moralitas, adab, dan etika terbentuk melalui berbagai faktor, mulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama, kemudian teman sebaya, hingga lingkungan yang lebih luas termasuk dunia maya. Untuk memperkuat pemahaman, beliau memberikan studi kasus mengenai cara merespons secara etis dalam berbagai situasi nyata. Empati dan apresiasi, menurutnya, merupakan dua kunci utama dalam komunikasi beretika.
Kuliah ini juga menyinggung konteks kehidupan kampus, seperti menjaga sikap hormat kepada dosen maupun teman sebaya sebagai bagian penting dari perkembangan akademik dan pribadi. Menutup sesi, Ibu Diana menekankan bahwa setiap individu memiliki potensi dasar—sebuah modal yang dapat dibina dan dikembangkan untuk menjadi profesional yang cakap dan beretika.
Melalui kuliah tamu ini, Departemen TPHP berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga mengembangkan pola pikir etis yang akan membekali mereka menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab di masa depan.
Ditulis oleh: Firstnandita Keisha