• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Dosen Tamu

Kelas Kewirausahaan Dorong Mahasiswa Bangun Mental Entrepreneur yang Kreatif dan Berani Memulai

  • Dosen Tamu, SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS, SDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI, SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR
  • 22 Juni 2026, 15.06
  • Oleh : ndf

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kelas Kewirausahaan bertema “Membangun Mental Entrepreneur Milenial: Kreatif, Inovatif, dan Berani Sukses” pada Selasa, (26/5). Kegiatan ini menghadirkan Anjar Asmoko sebagai narasumber untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun pola pikir wirausaha sejak masa kuliah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak untuk merefleksikan alasan mengikuti kelas kewirausahaan serta tujuan pribadi yang ingin dicapai di masa depan. Melalui sesi ini, mahasiswa didorong untuk mengenali potensi diri, minat, dan kesiapan dalam memasuki dunia usaha.

Anjar Asmoko menyampaikan bahwa calon entrepreneur tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu memiliki keberanian untuk mencoba ide secara langsung. Menurutnya, kemampuan melihat masalah sebagai peluang, keberanian menghadapi risiko, serta kemauan untuk belajar dari kegagalan menjadi bekal penting dalam membangun usaha.

“Menjadi entrepreneur bukan berarti harus langsung memulai bisnis besar. Mahasiswa dapat memulainya dari langkah sederhana, seperti berjualan makanan, membuka jasa desain, menjadi reseller, atau menawarkan les privat. Dari proses kecil itulah kemampuan promosi, komunikasi, pengelolaan keuangan, dan evaluasi usaha dapat terbentuk,” jelas Anjar.

Kelas ini juga membahas berbagai hambatan yang umum dialami calon pengusaha, antara lain rasa takut gagal, kekhawatiran terhadap risiko finansial, kesulitan membagi fokus antara kuliah dan bisnis, keterbatasan modal, serta minimnya pengalaman praktis dalam mengelola tim, pemasaran, dan keuangan. Narasumber menekankan bahwa hambatan tersebut dapat diatasi dengan memulai dari skala kecil, menyusun rencana bisnis sederhana, mengenali pasar, menetapkan tujuan usaha, dan berani mengambil langkah pertama.

Sebagai inspirasi, Anjar turut membagikan pengalaman perjalanan usahanya, salah satunya melalui pengembangan Sate Bang Jo yang tumbuh secara bertahap. Dari satu usaha yang berjalan, ia kemudian mengembangkan berbagai unit usaha lain, seperti JNE Cabang Wonosari, JNE Agen Vibro Mandiri Jogja, Aila Aqiqah, Sembako Aila, Aila Mart, dan Resto Pawon Kembang. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa membangun usaha membutuhkan proses, konsistensi, keberanian, serta kemauan untuk terus belajar.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai ide bisnis yang dekat dengan lingkungan kampus, seperti marketplace kampus, laundry kiloan, jasa cetak digital, penyewaan alat, katering sehat, kursus keterampilan digital, workshop intensif, hingga cafe kolaborasi yang dapat berfungsi sebagai ruang belajar dan coworking space.

Melalui Kelas Kewirausahaan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki ide bisnis, tetapi juga berani memulai, belajar dari kegagalan, dan mengembangkan usaha secara bertahap. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk membangun pola pikir kreatif, inovatif, mandiri, serta mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Penulis: Firstnandita Keisha

Tags: SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS SDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mahasiswa Doktor Ilmu Pangan UGM Pelajari Produksi, Quality Control, dan Inovasi Produk Pangan di Industri

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Kamis, 20 Agustus 2026

Sebanyak 24 mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Pangan Universitas Gadjah Mada (UGM) mempelajari secara langsung proses produksi, pengendalian mutu, hingga pengembangan produk pangan skala industri melalui kunjungan ke PT Marimas Putera Kencana (Marifood) dan PT […].

Mahasiswa S2 ITP UGM Raih SHARP Award “Best Execution” pada Youth Content Challenge 2026

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 6 Agustus 2026

Dua mahasiswa Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (S2 ITP UGM), Zulkhy Eryanza dan Nur Afni Rezkika, meraih SHARP Award kategori “Best Execution” dalam Youth Content Challenge 2026 melalui video edukasi mengenai […].

TPHP UGM Sambut 120 Mahasiswa Baru Angkatan 2026 melalui Pengenalan Departemen

Kabar DepartemenSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Rabu, 5 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM) menyambut 120 mahasiswa baru angkatan 2026 melalui kegiatan pengenalan departemen yang diselenggarakan pada Rabu (5/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM.

S3 Ilmu Pangan UGM Dorong Peningkatan Nilai Tambah Singkong melalui Inovasi Pascapanen di Banyumanik

Kabar DepartemenPengabdian MasyarakatSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Selasa, 4 Agustus 2026

Program Studi Doktor Ilmu Pangan Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Banyumanik Research Center (BRC), Gunungkidul, pada Sabtu (1/8). Melalui pelatihan penanganan pascapanen ubi kayu, pemanfaatan panas buang sistem pirolisis, dan praktik […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM