Yogyakarta – Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), Evelyn Gabriella Suliantoro dan Husnul Wati, menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan 1st Place dalam ajang Sustainable Livestock Transformation Research and Innovation Competition for Young Scientists. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai wadah bagi ilmuwan muda untuk menghadirkan gagasan inovatif yang mendukung transformasi sektor peternakan berkelanjutan.
Dalam ajang tersebut, Evelyn dan Husnul juga berhasil masuk sebagai 10 finalis terpilih dan memperoleh undangan untuk mempresentasikan gagasan mereka melalui sesi pitching di Jakarta. Capaian ini diraih di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc, yang mendampingi proses pengembangan ide dan penyusunan inovasi hingga tahap kompetisi.
Melalui kompetisi tersebut, Evelyn Gabriella Suliantoro dan Husnul Wati mengusung inovasi yang berfokus pada pemantauan tingkat kesegaran daging sapi secara real time. Inovasi ini berangkat dari perhatian terhadap praktik pengemasan daging sapi yang masih umum menggunakan styrofoam dan plastic wrap, material non-biodegradable yang belum sepenuhnya mampu memberikan perlindungan optimal sekaligus memfasilitasi pemantauan mutu produk secara langsung.
Sebagai respons atas tantangan tersebut, keduanya menginisiasi pengembangan kemasan pintar yang mampu mendeteksi tingkat freshness daging sapi secara real time dan terintegrasi dengan sistem digital traceability. Pendekatan ini tidak hanya diarahkan untuk memperkuat aspek keamanan pangan, tetapi juga mendukung terciptanya sistem peternakan yang lebih berkelanjutan melalui inovasi kemasan yang lebih cerdas, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan industri pangan masa kini.
Prestasi ini mencerminkan kapasitas mahasiswa Departemen TPHP UGM dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang responsif terhadap isu-isu strategis di bidang pangan, peternakan, dan keberlanjutan. Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan komitmen FTP UGM dalam mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian tantangan global.
Capaian Evelyn Gabriella Suliantoro dan Husnul Wati diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan penelitian yang berdampak, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan solusi inovatif bagi masa depan sistem pangan dan pertanian yang lebih berkelanjutan.
Ditulis oleh: Firstnandita Keisha