• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Dosen Tamu

Kuliah Tamu Sanitasi Industri Pangan: Sanitasi di Industri Susu

  • Dosen Tamu, Kabar Departemen, Kuliah Tamu
  • 8 Juni 2021, 13.04
  • Oleh : ndf

Pada hari Senin, 7 Juni 2021, mata kuliah Sanitasi Industri Pangan TPHP UGM mengadakan kuliah tamu yang bertema “Sanitasi di Industri Susu”. Kuliah tamu ini dibawakan oleh Aditya Putra Nugraha, S.T.P. dari PT. Sarihusada General Mahardika dan dipandu oleh Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D., dosen TPHP UGM. Kuliah tamu yang berlangsung pukul 11.00-12.40 WIB ini dilaksanakan melalui platform Zoom dan diikuti oleh 115 peserta.

Cleaning merupakan proses membebaskan permukaan dari segala kotoran atau substansi lain dengan tidak membawa dampak atau merusak permukaan yang dibersihkan. Tujuan dari proses cleaning yaitu untuk membersihkan permukaan alat atau mesin dari kotoran dan kontaminasi karena hal ini akan berpengaruh langsung terhadap kualitas makanan.

Bagian-bagian yang perlu dibersihkan, antara lain permukaan yang kontak dengan produk, permukaan yang kontak dengan tangan atau anggota badan, serta tempat berlindung dan tumbuhnya bakteri. Permukaan yang kontak dengan produk, seperti perpipaan yang dilewati aliran susu, mesin proses, pisau, dan meja material. Permukaan yang kontak dengan tangan atau anggota badan, seperti handle pintu, manhole, alat gelas, refrigerant, lantai, dinding, kaca, dan lain-lain. Tempat berlindung dan tumbuhnya bakteri, seperti pakaian pekerja, alat-alat kebersihan (sapu, sikat, lap, pel, dll), tempat avfal (produk reject), tempat sampah, dan water trap.

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembersihan yaitu detergent, disinfektan (air panas, steam, chemical), dan sanitiser. Detergent berfungsi untuk menghilangkan kotoran, debu, dan minyak. Disinfektan berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan bakteri sampai level aman. Sanitiser merupakan zat kimia yang berfungsi untuk mengurangi jumlah mikroorganisme yang  tumbuh dan sporanya sampai tingkat aman untuk manusia.

Jenis-jenis kotoran pada industri susu, antara lain gula, lemak, protein, dan garam mineral. Gula memiliki sifat larut air dan mudah untuk dibersihkan, namun jika terkena poses pemanasan akan mengalami karamelisasi sehingga menjadi sulit untuk dibersihkan. Lemak memiliki sifat larut dalam alkali, namun tidak larut air dan sulit untuk dibersihkan, serta jika terkena proses pemanasan akan mengalami polimerisasi sehingga menjadi semakin sulit untuk dibersihkan. Protein memiliki sifat larut dalam alkali, sedikit larut asam, namun tidak larut air dan sangat sulit untuk dibersihkan, serta jika terkena proses pemanasan akan mengalami denaturasi sehingga jauh lebih sulit untuk dibersihkan. Garam mineral memiliki sifat larut, beberapa jenis bersifat larut asam, tingkat pembersihannya mudah hingga sulit, dan proses pemanasan tidak begitu mempengaruhi proses pembersihan permukaan.

Tahapan cleaning dan disinfecting pada proses CIP (Cleaning In Place) yaitu pembilasan awal, sirkulasi dengan alkali, pembilasan dengan air, sirkulasi dengan asam, dan pembilasan akhir. Pembilasan awal berfungsi untuk menghilangkan kotoran sehingga daya bersih detergen tidak melemah dan meminimalkan jumlah bahan kimia yang akan digunakan. Sirkulasi dengan alkali berfungsi untuk menghilangkan protein dan lemak. Pembilasan kedua berfungsi untuk menghilangkan sisa alkali. Sirkulasi dengan asam berfungsi untuk menghilangkan deposit kotoran. Pembilasan akhir berfungsi untuk menghilangkan sisa asam.

Bahan alkali yang digunakan sebagai agen pembersih yaitu NaOH (natrium hidroksida) yang berfungsi untuk membunuh bakteri dan menghilangkan protein, lemak, dan gula. NaOH digunakan pada konsentrasi 1 – 1,5%, pH 13 – 13,5, dan suhu minimal 80°C. Sedangkan, bahan asam yang digunakan sebagai agen pembersih yaitu HNO3 (asam nitrat) dan H3PO4 (asam fosfat) yang berfungsi untuk menghancurkan spora dan menghilangkan residu dari mineral, lemak, gula, dan protein. HNO3 dan H3PO4 digunakan pada konsentrasi 0,6 – 1,2%, pH 1,5, dan suhu sekitar 60 – 80°C.

Video Kuliah Tamu Sanitasi Industri Pangan dapat diakses melalui tautan berikut

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=ChoYuI1lLMs[/embedyt]

Related Posts

Bioteknologi Sintetik dan Inovasi Mikroba: Langkah Menuju Bioekonomi Berkelanjutan

Dosen TamuKabar DepartemenSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Kamis, 27 Agustus 2026

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM menghadirkan Prof. Dr. Thomas Brück, Werner Siemens-Chair of Synthetic Biotechnology dari Technical University of Munich (TUM), dalam kuliah tamu bertajuk “Towards a Circular Bioeconomy: A Tale of Natural […].

Mahasiswa TPHP UGM Kenalkan Gizi Seimbang dan Inovasi Pangan Lokal lewat KKN di Senaru dan Bayan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS Kamis, 27 Agustus 2026

Mahasiswa Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada (TPHP UGM), Kezia Devina Tanadi, mengenalkan edukasi gizi, pengolahan pangan lokal, hingga pangan fungsional kepada masyarakat Desa Senaru dan Desa Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat […].

Pengumuman Ko-Ass Praktikum Semester Ganjil TA. 2026/2027

Uncategorized Senin, 24 Agustus 2026

Diberitahukan kepada Mahasiswa TPHP UGM, berikut merupakan daftar mahasiswa yang lolos seleksi Ko-Ass Praktikum Semester Ganjil TA. 2026/2027. Praktikum Uji Sensoris No Nama Lengkap NIM 1 Nurhaliza Novafitrasari Sarwana Putra 23/512794/TP/13703 2 Miftakhul Jannah 23/520853/TP/13922 […].

Mahasiswa Doktor Ilmu Pangan UGM Pelajari Produksi, Quality Control, dan Inovasi Produk Pangan di Industri

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Kamis, 20 Agustus 2026

Sebanyak 24 mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Pangan Universitas Gadjah Mada (UGM) mempelajari secara langsung proses produksi, pengendalian mutu, hingga pengembangan produk pangan skala industri melalui kunjungan ke PT Marimas Putera Kencana (Marifood) dan PT […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASI

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM