Yogyakarta – Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, kembali menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Beyond Thesis: Arah Karir dan Kesiapan Profesional” pada Kamis, 26 Maret 2025. Kegiatan ini menghadirkan Titik Kurniawati, S.T.P., CHRMP, HRGA & Community Development PT Nutrifood Indonesia, sebagai narasumber. Kuliah tamu ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (S2 ITP) dan Magister Teknologi Hasil Perkebunan (S2 THP), serta terbuka bagi seluruh sivitas akademika Fakultas Teknologi Pertanian UGM.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Departemen TPHP untuk memperkaya wawasan mahasiswa pascasarjana mengenai perkembangan dunia kerja dan tantangan profesional yang semakin dinamis. Melalui tema Beyond Thesis, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa keberhasilan studi pascasarjana tidak hanya diukur dari penyelesaian tesis, tetapi juga dari kesiapan dalam membaca perubahan, memahami kebutuhan industri, serta mengembangkan kompetensi yang relevan untuk masa depan.
Dalam paparannya, Titik Kurniawati menyoroti perubahan lanskap global yang bergerak dari kerangka VUCA menuju BANI, yang menggambarkan dunia saat ini sebagai semakin rapuh, penuh kecemasan, tidak linier, dan sulit dipahami. Perubahan tersebut turut memengaruhi cara industri dan masyarakat berkembang, sebagaimana tercermin dalam konsep Industry 5.0 dan Society 5.0 yang menekankan pentingnya pendekatan yang lebih berpusat pada manusia, adaptif, tangguh, dan berkelanjutan.
Selain membahas dinamika perubahan global dan disrupsi industri, kuliah tamu ini juga menekankan pentingnya inovasi produk sebagai respons terhadap kebutuhan konsumen yang terus berubah. Narasumber menjelaskan bahwa produk yang unggul lahir dari kemampuan memahami insight konsumen dan menerjemahkannya menjadi solusi yang relevan, inovatif, dan bernilai tambah. Dalam konteks tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memiliki kapasitas akademik yang kuat, tetapi juga kepekaan terhadap perkembangan pasar dan kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, mahasiswa juga diajak memahami pentingnya penguatan future core skills sebagai bekal memasuki dunia profesional. Beberapa kompetensi yang ditekankan meliputi kemampuan berpikir analitis, kreativitas, adaptabilitas, komunikasi, kolaborasi, serta kemauan untuk terus belajar. Keterampilan tersebut dinilai semakin penting di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat dan menuntut lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi secara nyata di lingkungan profesional.
Pada bagian akhir, Titik Kurniawati menjelaskan bahwa lulusan Food Technology memiliki cakupan karier yang luas, tidak terbatas pada jalur akademik atau penelitian. Di sektor industri pangan, lulusan dapat berkiprah dalam bidang food manufacturing, seperti produksi, quality control, quality assurance, pengembangan produk, regulasi, hingga warehouse management. Di luar itu, peluang juga terbuka pada bidang sales and marketing, termasuk market research. Seiring dengan perkembangan industri berbasis teknologi, lulusan juga memiliki kesempatan untuk memasuki ranah tech and digital, seperti e-commerce, customer relationship management, digital marketing, hingga UI/UX.
Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, Departemen TPHP UGM berharap mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai arah karir dan kesiapan profesional setelah menyelesaikan studi. Kehadiran praktisi industri dalam forum akademik semacam ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja, sekaligus mendukung terbentuknya lulusan pascasarjana yang adaptif, kompeten, dan relevan dengan tantangan masa kini.
Ditulis oleh: Firstnandita Keisha