• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Beranda
  • Profil
    • Pengantar
    • Visi, Misi, Tujuan
    • Profil & Capaian
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak Kami
  • Akademik
    • Sarjana
      • S-1 TPHP
    • Magister
      • S-2 ITP
      • S-2 THP
    • Doktoral
      • S-3 Ilmu Pangan
    • Pendaftaran
    • Akreditasi
    • Kalender Akademik
  • Mahasiswa
    • Info Akademik
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang Industri
    • Beasiswa
    • Student Mobility
    • Tugas Akhir
    • Alumni
    • Karir
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Bioteknologi
      • Pangan dan Gizi
      • Rekayasa Proses
      • Kimia Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian
      • Pengelolaan Limbah
      • Latihan
    • Perpustakaan
    • Internet
    • E-Jurnal
    • Public Service
  • Aktivitas
    • Penelitian
      • Seminar
      • Publikasi
    • Pengabdian
    • Kerja Sama
  • Home
  • Berita
  • Kabar Departemen

Mahasiswa Baru TPHP UGM Kunjungi Dua Industri Pangan di Semarang: Belajar Langsung Proses Produksi Minuman Serbuk dan Mi Instan

  • Kabar Departemen, SDG 2: TANPA KELAPARAN, SDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
  • 28 Oktober 2025, 10.04
  • Oleh : nafiza.d

Semarang, 16 Oktober 2025 — Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri bagi mahasiswa baru angkatan 2025. Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah Pengantar Teknologi Pertanian ini dilaksanakan pada Kamis (16/10) dengan mengunjungi dua perusahaan manufaktur yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, yakni PT Marimas Putera Kencana (Marifood) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division. Program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 2 (Zero Hunger) dan poin 8 (Decent Work and Economic Growth).

Pada kunjungan pertama di PT Marimas Putera Kencana, mahasiswa berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung proses pembuatan minuman serbuk di ruang produksi. Tahapan yang diamati mencakup persiapan bahan baku, proses mixing, hingga pengemasan menggunakan mesin otomatis. Setiap mesin mampu mengemas hingga 2.000 sachet per hari, dan dengan jumlah mesin yang beroperasi, pabrik Marifood dapat memproduksi sekitar 20.000 sachet per hari.

Mahasiswa juga diajak mengunjungi ruang Quality Control (QC) untuk memahami pentingnya pengujian mutu produk dan kemasan. QC produk memastikan setiap batch sesuai standar kualitas, sementara QC kemasan bertugas mengecek potensi kebocoran atau kerusakan plastik yang dapat menyebabkan kontaminasi dan risiko bagi konsumen. Selama kunjungan, mahasiswa didampingi oleh dosen dan supervisor produksi yang menjelaskan proses serta menjawab berbagai pertanyaan dari peserta. Kegiatan diakhiri dengan sesi ramah tamah, di mana pihak perusahaan menyajikan minuman dan camilan untuk seluruh peserta.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke PT Indofood CBP Noodle Division, tempat mahasiswa dapat mengamati proses pembuatan mi instan dari area pengamatan di atas ruang produksi. Proses produksi yang ditampilkan meliputi pencetakan adonan, penggorengan, hingga pengemasan dalam kemasan primer. Seluruh tahapan dilakukan secara otomatis tanpa kontak langsung dengan tangan manusia, dengan operator bertugas memastikan mesin berjalan optimal dan proses produksi berjalan lancar.

Usai sesi pengamatan, mahasiswa berkumpul di aula untuk mendengarkan paparan dari pihak perusahaan. Dalam kesempatan ini, Bapak Bagus Bayu Prabowo Aji, selaku Industrial and Public Relation PT Indofood CBP Noodle Division Semarang, menjelaskan sejarah perkembangan produk mi instan dan meluruskan mitos yang beredar di masyarakat, seperti penggunaan lilin sebagai pengawet dan anjuran membuang air rebusan mi.

Beliau menegaskan bahwa pengawetan mi instan dilakukan melalui proses penggorengan, yang menurunkan kadar air hingga di bawah 10%, sehingga produk dapat disimpan dalam waktu lama tanpa risiko jamur atau mikroba pembusuk. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa air rebusan mi instan sebaiknya tidak dibuang, karena mengandung vitamin B hasil fortifikasi yang dapat larut dalam air. Dalam sesi tanya jawab, memperoleh wawasan bahwa setiap merek mi instan memiliki perbedaan bahan baku dan tekstur, terutama untuk memenuhi standar mutu yang berlaku di pasar internasional. 

Dengan terselenggaranya kunjungan industri ini, diharapkan mahasiswa baru TPHP UGM dapat lebih memahami penerapan ilmu teknologi pangan dalam dunia industri, menumbuhkan minat terhadap proses produksi berbasis keamanan pangan, serta memupuk semangat untuk berkontribusi dalam pengembangan industri pangan berkelanjutan di masa depan.

Oleh: Okta I. Latifa

Tags: SDG 2: TANPA KELAPARAN SDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Dr. Widiastuti Setyaningsih Raih The Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2025

Kabar DepartemenKiprah DosenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Jumat, 12 Desember 2025

Yogyakarta – Dosen Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional.

Dosen TPHP UGM Raih Ristek Kalbe Science Awards 2025 Berkat Inovasi Tablet Effervescent Kombucha Rosella

Kabar DepartemenKiprah DosenSDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUANSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERASDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Senin, 8 Desember 2025

Yogyakarta – Dosen Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., berhasil meraih Ristek Kalbe Science Awards (RKSA) 2025 yang mengusung tema “Kerja Sama Pentahelix dalam Menunjang Hilirisasi […].

Departemen TPHP UGM Lepas 22 Wisudawan Pascasarjana: Menapaki Babak Baru Inovasi Pangan

Kabar DepartemenSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 8: PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMISDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Selasa, 28 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan pelepasan Wisudawan/Wisudawati Pascasarjana Periode I Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (22/10), bertempat di Auditorium Kamarijani Soenjoto, FTP UGM.

Mahasiswa TPHP UGM Raih Juara II Business Plan Agridation 2025 di IPB Bogor: Inovasi “B-Roll” Olahan Limbah Batang Pisang dan Blondo Jadi Solusi Ramah Lingkungan

Kabar DepartemenSDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWABSDG 2: TANPA KELAPARANSDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITASSDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR Jumat, 10 Oktober 2025

Bogor, 28 September 2025 — Tim mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang nasional. Kali ini, tim yang beranggotakan Dinda Afrilia, Salma Alvina, dan […].
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) – UGM

Jl. Flora No. 1, Bulaksumur

Yogyakarta, Indonesia, 55281

E-mail : tphp@ugm.ac.id

Telp. 0274-549650

LINK PILIHAN

  • PENELITIAN UGM
  • PENGABDIAN UGM
  • FTP UGM
  • Pascasarjana FTP UGM

INFO JURNAL

  • IFNP
  • Agritech
  • Food Science
  • Perpusnas
  • Science Direct
  • Scopus
  • Wiley Online Library

AKREDITASi

IKUTI KAMI

[smbtoolbar]

© Universitas Gadjah Mada

PENELITIAN UGMPENGABDIAN UGMFTP UGMPascasarjana FTP UGM