Yogyakarta–Rabu, (28/8) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan seremoni pelepasan mahasiswa sarjana di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Pada periode kali ini, sebanyak 167 wisudawan dan wisudawati berhasil menyelesaikan studinya dengan penuh dedikasi dan perjuangan. Dari jumlah tersebut, 50 di antaranya merupakan lulusan Departemen TPHP yang terdiri dari 14 pria dan 36 wanita.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan. Beliau berpesan bahwa ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan diharapkan dapat membawa kebermanfaatan dan keberkahan, tidak hanya bagi diri pribadi, tetapi juga bagi masyarakat luas. “Dengan ketekunan dan semangat pantang menyerah, para lulusan akan mampu menghadapi segala tantangan di masa depan,” ungkap beliau.

Momen wisuda kali ini juga menorehkan catatan istimewa. Nidya Khansa, pada usia 21 tahun 5 bulan, tercatat sebagai wisudawan termuda. Sementara itu, Annaria Januari Christy, lulusan Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, berhasil meraih predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,95.
Dalam kesempatan tersebut, Annaria yang mewakili para wisudawan menyampaikan pidato penuh inspirasi. Ia menyoroti perjalanan mahasiswa FTP yang penuh tantangan, mulai dari padatnya jadwal kuliah dan praktikum, laporan, tugas, hingga aktivitas organisasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan penuh kehangatan, Annaria mengungkapkan:

“Kami sadar, menghadapi generasi kami yang penuh dengan berbagai gebrakan yang kadang sulit dipahami tentu bukan perkara yang mudah. Namun, berkat kerja sama dan bersinergi, kita berhasil lulus dengan segala tantangan lintas generasi. Wisuda ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru kehidupan kita.”
Ia juga mengingatkan bahwa setiap proses sulit yang dijalani selama kuliah telah menempa mental, pengetahuan, dan pola pikir yang lebih dewasa. “Nilai-nilai kerja keras, kolaborasi, integritas, dan kepedulian sosial adalah jati diri alumni FTP UGM,” tegas Annaria.
Sebagai penutup, Annaria mengutip kalimat dari novel The Alchemist karya Paulo Coelho, “When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.” Kutipan ini menjadi pengingat bahwa setiap mimpi layak diperjuangkan dan akan menemukan jalannya untuk terwujud.
Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, wisuda kali ini menjadi titik awal yang baru bagi para lulusan untuk berkarya dan berkontribusi lebih luas. Seluruh sivitas akademika TPHP UGM memberikan doa dan harapan terbaik agar para wisudawan dan wisudawati mampu mengaplikasikan ilmu, kreativitas, serta empati mereka dalam menjawab tantangan bangsa.

Ditulis oleh: Okta I. Latifa