Era industri pangan terus bergerak cepat, akses mahasiswa terhadap pengalaman langsung dari praktisi menjadi kunci penting dalam membangun kompetensi profesional. Sejalan dengan hal tersebut, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kuliah tamu pada mata kuliah Teknologi Pemanis, Selasa (2/12).
Kuliah tamu ini menghadirkan Ir. Tamino, M.Sc., perwakilan dari PT. Indo Gula Pastika, perusahaan yang bergerak dalam pengolahan dan produksi gula tebu di Indonesia. Kuliah tamu ini wajib diikuti oleh mahasiswa S2 Ilmu dan Teknologi Pangan dan S2 Teknologi Hasil Perkebunan yang mengambil mata kuliah tersebut.

Mengawali sesi kuliah, Ir. Tamino memperkenalkan konsep dasar mengenai gula sebagai senyawa kimia yang termasuk golongan karbohidrat dengan karakteristik manis dan mudah larut dalam air—lebih dikenal dengan nama sukrosa dalam industri pangan. Ia juga membuka wawasan mahasiswa mengenai beragam tanaman sumber gula alternatif, mulai dari jagung, kelapa, tanaman nipah, gula lontar, hingga stevia yang kini semakin populer sebagai pemanis rendah kalori.
Pemaparannya tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menyinggung isu-isu aktual industri gula nasional, termasuk dinamika harga dan tantangan pasokan yang turut membentuk lanskap industri beberapa tahun terakhir.
Pada bagian inti kuliah, Ir. Tamino menyampaikan tahapan pengolahan tebu secara sistematis, mulai dari preparasi bahan baku hingga proses penyimpanan. Ia memaparkan komposisi nira tebu yang mayoritas terdiri dari air (73–76%), disusul kandungan sukrosa sekitar 10–12%. Setiap tahap diterangkan melalui pendekatan praktis berbasis pengalaman lapangan, memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas proses produksi gula.
Melalui kegiatan ini, Departemen TPHP UGM berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dan responsif terhadap tantangan industri. Kehadiran ahli industri seperti Ir. Tamino tidak hanya memperkaya pemahaman mahasiswa, tetapi juga membuka ruang pembelajaran berbasis kasus nyata di dalam ruang kelas.
Penulis: Firstnandita K