Yogyakarta–Rabu, (10/9) Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, kembali melaksanakan kegiatan bimbingan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) bersama SMAN 1 Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan yang berlangsung di Ruang 384 FTP UGM ini merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mengembangkan kreativitas siswa melalui riset berbasis pangan lokal.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen TPHP UGM, Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, yang menyampaikan apresiasi kepada guru pembimbing dan siswa-siswi SMAN 1 Wadaslintang atas konsistensinya dalam mengembangkan ide-ide inovatif. Beliau menekankan pentingnya proses bimbingan untuk memastikan inovasi yang dihasilkan tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga memiliki nilai ilmiah, gizi, keamanan, serta potensi keberlanjutan di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, siswa-siswi SMAN 1 Wadaslintang mempresentasikan 10 produk inovatif beserta proposal penelitian mereka untuk dikonsultasikan dengan dosen TPHP UGM, yaitu:
- Pembuatan Teh Jelly Carica
- Pembuatan Pasta Tempe
- Camilan dari Kelor dan Nasi (Sisa)
- Sereal Buah dan Sayur
- Soufflé Pancake Kulit Semangka
- Yoghurt Ubi Ungu
- Scrub Parutan Kelapa dan Lemon
- Cookies Carica
- Keripik Kelapa
- Yupi Sayur
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari dosen TPHP UGM, mencakup aspek formulasi, teknologi pengolahan, kualitas sensoris, hingga peluang pengembangan produk menjadi wirausaha berbasis pangan lokal.

Kegiatan ini telah berlangsung secara rutin selama tujuh tahun berturut-turut, menjadikan kolaborasi antara TPHP UGM dan SMAN 1 Wadaslintang sebagai salah satu bentuk pendampingan yang berkelanjutan. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut untuk mendorong motivasi generasi muda dalam menghasilkan produk kreatif dan inovatif yang berakar pada potensi lokal, sekaligus membentuk budaya riset sejak dini.
Ditulis oleh: Okta I. Latifa