Sebanyak 119 mahasiswa baru Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), berkesempatan mengenal proses produksi minuman probiotik secara langsung melalui kunjungan industri ke pabrik PT Yakult Indonesia Persada di Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (3/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan dunia industri pangan bagi mahasiswa semester pertama untuk memahami penerapan ilmu dan teknologi pangan dalam proses produksi berskala industri.
Melalui kegiatan factory tour, mahasiswa diajak melihat berbagai tahapan produksi Yakult, mulai dari pengendalian mutu, fermentasi, hingga pengemasan dan distribusi. Perwakilan Hubungan Masyarakat PT Yakult Indonesia Persada Pabrik Mojokerto, Hendi, menjelaskan bahwa Yakult diproduksi menggunakan bahan utama berupa susu skim bubuk, dekstrosa, sukrosa, dan kultur bakteri Lactobacillus casei strain Shirota (LcS). Mahasiswa juga berkesempatan mengamati bentuk bakteri LcS melalui mikroskop sebelum mengenal proses fermentasi yang berlangsung selama sekitar tujuh hari hingga menghasilkan konsentrat Yakult atau Yakon.
Selain proses fermentasi, mahasiswa diperkenalkan pada teknologi otomatisasi yang digunakan dalam produksi Yakult, termasuk mesin pengisian berkapasitas hingga 45.000 botol per jam, sistem pengendalian mutu kemasan, serta teknologi robotik untuk penataan produk. Mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai sistem penyimpanan dan distribusi melalui cold chain untuk menjaga kualitas produk hingga sampai kepada konsumen.
Menariknya, kunjungan ini tidak hanya memperkenalkan proses produksi minuman probiotik, tetapi juga proses pembuatan botol Yakult dan pengelolaan limbah kemasannya. Mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung proses pembuatan botol hingga pengisian produk secara otomatis. Selain itu, mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan botol Yakult bekas untuk didaur ulang menjadi berbagai barang rumah tangga, seperti gayung, tempat sabun, dan tempat sampah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya pengelolaan kemasan dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam industri pangan.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi bersama perwakilan perusahaan. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari manfaat dan cara konsumsi minuman probiotik, pengembangan varian produk, hingga pengelolaan limbah industri. Salah satu mahasiswa peserta kunjungan mengungkapkan kesan positif terhadap pengalaman yang diperolehnya. Selain mendapatkan pengetahuan baru mengenai proses produksi minuman probiotik, ia juga mengapresiasi perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja.
Kepala Departemen TPHP UGM, Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada PT Yakult Indonesia Persada atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk mengenal proses produksi pangan secara langsung. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengalaman awal yang berharga bagi mahasiswa untuk memahami keterkaitan antara ilmu yang dipelajari selama perkuliahan dan penerapannya di dunia industri.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat memiliki gambaran mengenai berbagai bidang keilmuan yang akan dipelajari selama menempuh pendidikan di TPHP UGM. Pengalaman mengenal teknologi produksi, fermentasi, pengendalian mutu, hingga pengelolaan industri sejak semester pertama juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan motivasi mahasiswa untuk memperdalam ilmu dan teknologi pangan.
Penulis: Firstnandita Keisha