Get Adobe Flash player

### Setiap ORANG adalah GURU, Setiap TEMPAT adalah SEKOLAH dan Setiap JAM adalah JAM BELAJAR (Magic Teaching - Gobind) ### Sebenarnya TIDAK ADA ORANG MALAS, Yang ada Hanyalah ORANG YANG TIDAK MEMPUNYAI TUJUAN (Gendro Salim) ### PERUBAHAN itu terjadi apabila ADA KETIDAKPUASAN, MEMPUNYAI VISI KEDEPAN, DAN LANGKAH YANG DIAMBIL LEBIH BESAR DARI RESISTENSI ATAU HAMBATAN YANG MENGHADANG (Coach Wulan) ### JANGAN SALAH, Sebenarnya TIDAK ADA KEGAGALAN, Yang Ada Yaitu FEEDBACK (NLP Business Coach) ### TAKE ACTION, MIRACLE WILL HAPPEN ### Dengan Merubah CARA BERPIKIR ANDA, Sebenarnya Anda Telah MERUBAH HIDUP ANDA ### UNTUK MEMBUAT LOMPATAN KE DEPAN, KADANG KITA HARUS MUNDUR BEBERAPA LANGKAH ###

Home AcEPT & TOEFL
  • 20120426_101458.jpg
  • 20120426_102056.jpg
  • 20120426_103108.jpg
  • 20120426_103505.jpg
  • 20120426_104522.jpg
  • 20120426_104956.jpg
  • 20120426_105408.jpg
  • 20120426_105459.jpg
  • 20120426_105511.jpg
  • 20120426_105541.jpg
  • 20120426_105624.jpg
  • 20120426_105650.jpg
  • 20120426_105701.jpg
  • 20120426_105713.jpg
  • 20120426_105725.jpg
  • 20120426_105737.jpg

Pasien Gawat Darurat Korban Si Asep

 

Si "Asep" yang satu ini bagi sebagian mahasiswa (calon mahasiswa) terutama program S3 dirasakan sebagai rintangan atau penghambat cukup berat. Bagaimana tidak?. Hal ini karena lulus test Acept dengan skor tertentu merupakan prasyarat untuk bisa mengikuti Ujian Komprehensif  Rencana Disertasi. Oleh karena itu selama persyaratan lulus Acept tersebut belum terpenuhi, maka jangan harap bisa melangkah ke tahap tersebut, meskipun ada beberapa program studi yang "memperlunak" persyaratan tersebut setelah mahasiswa ybs mengikuti berapa kali test Acept dan belum lulus.

Bagi mahasiswa program S3 yang umumnya sudah "berumur" & tuntutan skor Acept nya cukup tinggi (minimal 268 atau setara dengan skor TOEFL 500), model test Acept yang belum dikenal sepenuhnya seperti test TOEFL dirasakan cukup berat. Hal ini karena tidak banyak refferensi yang bisa dipelajari untuk menuntun mahasiswa belajar soal-soal Acept. Oleh karena itu jangan heran apabila hasil test Acept yang ditempuh para peserta bisa naik dan turun tidak  ada kemajuan yang berarti. 

Saat pertama kali mahasiswa mengikuti test Acept, biasanya mereka mengganggapnya sebagai tahap uji coba atau penjajagan. Kalau test pertama ini tidak lulus, maka pada tahap kedua barulah mulai belajar sungguh-sungguh untuk memperbaiki kekurangan sebelumnya.  Dan kalau tahap ini masih juga belum lulus, maka peserta masih mampu "menyabarkan diri" dan masih ada semangat untuk memperbaikinya lagi. Selanjutnya kalau pada tahap ketiga ini masih juga belum lulus, maka pada tahap ini barulah berpikir untuk minta bantuan kepada pihak-pihak yang mempunyai kemampuan  di bidang Acept  tersebut, misalnya dengan mengikuti kursus-kursus.

Memilih kursus yang dianggap mampu membantu mengantarkan kelulusan Acept, tidaklah mudah. Kursus-kursus yang pendekatannya berorientasi pada test TOEFL sepertinya tidak banyak membantu, karena test TOEFL tidak sama dengan test ACEPT dan tentu saja membutuhkan waktu cukup lama. Model-model kursus seperti ini jika untuk menangani "pasien yang gawat darurat" sepertinya kurang tepat, sebab pasien tersebut dalam keadaan otaknya lelah, jenuh, dan ingin segera keluar dari masalah Acept tersebut. Bagi mereka, yang dibutuhkan adalah  model kursus yang khusus membahas tentang model-model soal Acept. Jika anda termasuk "passien gawat darurat" dan ingin segera keluar dari masalah tersebut,  tempat kursus Acept yang ini  www.acet-center.com sangat disarankan (highly Recomended). Semoga Sukses !!!

 

All about TOEFL

How to Prepare for the TOEFL with CD-ROM (Barron's How to Prepare for the Toefl Test of English As a Foreign Language) 
By Pamela Sharpe Ph.D. 
 

Book Description: 

This new 11th edition offers complete and up-to date preparation for the Paper-Based TOEFL and the Computer-Based TOEFL, with a preview of the Next Generation TOEFL test. There is extensive practice-even for students who don't have access to a computer. The manual includes a review chapter for each section of the TOEFL, including the new Speaking Section, and presents nine full-length model tests for the Computer-Based TOEFL, with questions answered and explained, along with one full-length model test for the Next Generation TOEFL and a practice test for the TOEFL Academic Speaking Test (TAST), with example answers. This compact disc-and-book package provides the audio versions for the Listening Comprehension sections of all model tests.

Sekilas Tentang AcEPT dan TOEFL

Seperti diketahui bahwa saat  ini Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan tes kemampuan bahasa Inggris (English Proficiency Test) sendiri dengan nama "AcEPT" (Academic English Proficiency Test) sebagai salah satu syarat bagi kelulusan atau persyaratan pendaftaran mahasiswa S2 dan S3UGM. Menembus skor AcEPT yang kita targetkan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan; tapi juga tidak sesulit memindahkan gunung. Seperti halnya tes-tes kemampuan bahasa Inggris lainnya seperti TOEFL, IELTS, TOEIC, tes kemampuan bahasa Inggris AcEPT pasti memiliki rahasia-rahasia yang kita yakin dapat dipelajari sebelum mengikuti tes ini. Apapun rahasianya, kata kunci yang selalu menyertai kesuksesan mengerjakan tes kemampuan bahasa Inggris adalah mengetahui ‘what’ dan ‘how’, atau ‘apa‘ yang diujikan dan ‘bagaimana’ mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

AcEPT mengujikan pengetahuan dan kemampuan: Listening Compre- hensionVocabularyGrammar and StructureReading Comprehension, dan Composing Skills. Namun informasi ini belumlah rinci karena kita tidak tahu aspek apa saja yang diujikan pada masing-masing bagian tes tersebut. Selama kita tidak mengetahui aspek apa yang diujikan (what), kita pun tak kan pernah tahu bagaimana mempersiapkan diri menghadapi ujian tersebut (how).

Bagi para calon mahasiswa S2/S3 UGM, kesulitan mencapai skor TOEFL/AcEPT yang telah ditetapkan UGM menjadi kendala tersendiri yang harus dicari pemecahannya oleh para calon mahasiswa program S2/S3 ini. Sebenarnya antara TOEFL (paper based)  dan AcEPT tidak ada yang perlu dicemaskan. Semuanya memiliki karakter  sendiri-sendiri. Yang penting, para calon mahasiswa harus mengenal betul masing-masing karakter ini sehingga tidak terjebak dalam  kecemasan yang berlebihan. 

TOEFL adalah Test of English as a Foreign Language atau Tes Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing. Tes ini mengujikan 3 kemampuan bahasa, yakni: Listening(50 butir soal), Structure (40 butir soal), dan Reading (50 butir soal). Tes ini memiliki tingkat kesulitan tinggi karena dirancang untuk para mahasiswa yang hendak belajar di Amerika dan Kanada. Pembuat soalnya pun berasal dari Amerika Serikat; sementara AcEPT  merupakan Academic English Proficiency Test yang mengujikan 5 kemampuan bahasa, yakni: Listening (20 butir soal), Vocabulary (30 butir soal), Structure (40 butir soal), Reading (40 butir soal) dan Composing Skill (40 butir soal). Tes ini juga memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi, hampir setara dengan TOEFL. Tes disusun oleh tim pembuat soal dari UGM. 

Dari segi peluang untuk mendapatkan skor dapat diperkirakan sebagai berikut:

(1) Peserta tes yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang tidak memadai akan kesulitan mendapatkan skor yang ditetapkan UGM, yakni S2 (TOEFL 450 atau  AcEPT 210) dan S3 (TOEFL 500 atau AcEPT 250).

(2) Peserta tes dengan kemampuan memadai diperkirakan akan mampu mendapatkan skor TOEFL 450 atau AcEPT 210 untuk program S2, atau  TOEFL 500 atau AcEPT 250 untuk program S3.

(3) Bagi peserta dengan kemampuan terbatas yang gagal mendapatkan TOEFL 450 jika diberikan treatment berupa pelatihan bahasa Inggris 2 bulan, mungkin akan tetap mengalami kesulitan karena peserta ini akan terkendala kesulitan Listening yang memerlukan pembiasaan dalam waktu yang relatif lama; sementara bagi peserta yang gagal mendapatkan skor 210 jika diberikan treatment berupa pelatihan bahasa Inggris 2 bulan peluang untuk berhasil mendapatkan skor 210 terbuka, alasannya:

  • Tingkat kesulitan soal Listening dalam tes AcEPT lebih rendah dibanding soal Listening dalam tes TOEFL. Jumlah soalnya pun lebih sedikit, sehingga para peserta yang memiliki kesulitan dalam bagian ini masih terbuka untuk mendapatkan skor yang diharapkan asal memiliki kemampuan Reading yang memadai.
  • Soal Vocabulary cakupannya terbatas pada teks-teks yang berhubungan dengan artikel penelitian atau jurnal internasional, sehingga peserta yang terbiasa membaca artikel-artikel di jurnal ilmiah internasional akan mendapatkan kemudahan mengerjakan bagian ini.
  • Soal reading hampir sama seperti soal Reading dalam tes TOEFL. Selama ini kekuatan para calon peserta tes TOEFL adalah pada bagian Reading, sehingga jika para peserta belajar dengan benar, dan berhasil meraih nilai maksimal pada soal Reading akan banyak membantu pencapaian skor 210 dalam tes AcEPT.
  • Soal Structure hampir sama dengan soal Structure dalam tes TOEFL. Calon peserta tes yang memiliki persiapan baik, akan kemungkinan besar akan dapat mengerjakan bagian ini dengan cukup mudah.
  • Soal Composing Skill, memuat kemampuan peserta tes mengenali komposisi kalimat. Jika peserta tes memiliki pengetahuan tatabahasa yang baik, dan memiliki kemampuan reading yang memadai, bagian ini akan menjadi mudah diatasi.

(4) Untuk lebih memantapkan persiapan tes AcEPT, disarankan peserta memahami petunjuk pengerjaan soal. Disarankan, apabila ada kursus AcEPT yang ditawarkan PPB UGM, peserta dapat mengikuti pelatihan ini karena akan sangat membantu membiasakan diri dengan tes AcEPT.

Sumber : http://adisutrisno.com/books/sekilas-toefl-versus-acept/

 

Informasi tentang pendaftaran ACCEPT dan PAPs UGM silahkan kunjungi http://um4.ugm.ac.id/index.php/page/181

Info lengkap  tentang AcEPT, silahkan kunjungi link berikut :

 

  1. http://kursusinggris.wordpress.com/

  2. http://adisutrisno.com/

Food and Technology News

Loading feeds...

Created by PHP Web Development Company

Pengunjung Online

We have 4 guests online

Statistik Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday8
mod_vvisit_counterYesterday183
mod_vvisit_counterThis week1339
mod_vvisit_counterLast week2597
mod_vvisit_counterThis month5344
mod_vvisit_counterLast month7552
mod_vvisit_counterAll days48873

Radio_TV Online

Promosi Pasca Sarjana

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Temu Alumni Surabaya

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow